Compression Only – CPR – No need to be Panic

Serangan jantung (bahasa Inggris:Myocardial infarction, acute myocardial infarction, MI, AMI) adalah terhentinya aliran darah, meskipun hanya sesaat, yang menuju ke jantung, dan mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati. Serangan jantung juga diartikan sebagai suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke bagian otot jantung. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme – mengencangnya nadi koroner – atau akibar penggumpalan darah – thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya dipasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.

The heart is a muscular organ found in all vertebrates that is responsible for pumping blood throughout the blood vessels by repeated, rhythmic contractions. The term cardiac (as in cardiology) means “related to the heart” and comes from the Greek καρδιά, kardia, for “heart.”
en.wikipedia.org/wiki/Cardiac

Sedikit fakta tentang serangan jantung:

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang dewasa di Amerika. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat:
1,5 juta orang mengalami serangan jantung.
478000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
407000 orang mengalami operasi peralihan.
300000 orang menjalani angioplasti.

Fakta yang harus kita ketahui dan kita ingat bahwa, Banyak orang yang terkena serangan jantung dan bisa selamat (survive) karena ditolong oleh orang yang terdekat dengannya.

10 anggapan salah tentang penyakit jantung

  1. Penyakit jantung hanya terjadi pada orang gemuk saja
  2. Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang muda
  3. Wanita terbebas dari penyakit jantung
  4. Penyakit jantung hanya satu macam
  5. Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
  6. Tidak ada hubungan dengan serangan stroke
  7. Penyakit jantung merupakan penyakit keturunan
  8. Penyakit jantung tidak dapat dicegah
  9. Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan
  10. Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi menu jantung pisang

Bagaimanapun, salah sekali pendapat bahwa sebuah serangan jantung datang seperti petir di siang bolong. Serangan jantung adalah puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisa mengabaikannya.

Karena serangan jantung bisa terjadi kapan saja dan dimana saja!

TEKNIK : COMPRESSION ONLY – CPR

BAHAN-BAHAN:

Rasa ingin menolong (tanpa rasa panik)

Keterampilan (skill) sederhana, di bawah ini.

Step 1

Jika melihat “seseorang” (korban) tiba-tiba pingsan, yang pertama di benak kita, lihat sekelilingnya, cek dari sisi “safety-nya”, contoh jika korban berada di tengah keramaian, jauhkan korban dari keramaian, karena korban butuh asupan oksigen lebih, jika di tengah jalan, pindahkan korban, ingat kita sebagai penolong, bukan nanti untuk ditolong karena kita menjadi korban tabrak mungkin. Dll.

Kemudian cek respon si-korban dengan menepuk bahu beberapa kali. (ARE YOU OK? Kalo nemu korban bule ya) kalau orang kita mungkin : “woy…woy.. nape lu!!! Bangun woy!! Keplak!!! Not recommended.

Step 2

Jika tidak ada respon, suruh atau kirim orang lain agar menghubungi no. darurat lokal, seperti ambulance/rumah sakit. (Jika di luar negeri mungkin mudah:911, kalau di kita? *888* ? cek pulsa.hehe..)

Step 3

Tidak usah panik, lanjutkan dengan memeriksa pernapasan normalnya, caranya, angkat sedikit dagu,

Lihat pergerakan naik turun melalui dadanya lalu dengar dan rasakan aliran nafasnya lewat sisi wajah kita.

Step 4

Nah, ini mulai serius, jika korban tidak bernafas sama sekali, tetap tidak usah panik “stay cool”, lakukan posisi yang terlihat di gambar atas. Amati posisi model, lihat garis putus-putus berwarna merah, dan tanda panah karena kita akan melakukan tindakan yang disebut “EMERGENCY CHEST COMPRESSION

Posisikan lengan lurus/tegak (sesuai garis merah) dan atur telapak tangan serta posisikan tepat di tengah dada korban.

TIPS: longgarkan pakaian korban, supaya tindakan “CHEST COMPRESSION” dilakukan lebih mantaf..

Step 5

Ok, kita mulai, lakukan gerakan tekan dan angkat dengan cepat, harus bertenaga, tekanlah sekitar 2 inch atau 3 hingga 4 cm. Namun ingat, gerakan tekan dilakukan setelah dada dari si korban naik sempurna.

TIPS: Gerakan ini (Chest Compression) berfungsi menjaga aliran darah termasuk oksigen mengalir ke seluruh tubuh (kira-kira sama dengan menggantikan fungsi jantung)

STEP 6

Lakukan terus menerus, jgn sekali-kali mengangkat tangan kita dulu.

Hingga si korban memperlihatkan tanda-tanda kehidupan;

(a) Korban sudah bisa bernafas (Alhamdulillah berarti….)

(b) lingkungan sekitar mulai “tidak aman”

(c)  sudah ada alat khususnya (automated external devibrator)

(d) Kita sendiri sudah “lelah” buat ngelanjutinnya.

(e) Ada ambulance datang/pihak medis – jgn dulu memvonis korban sudah meninggal –

STEP 7

Alangkah baiknya kita ikut latihan/kursus penyelamatan (safety course), karena masih masih banyak jenis-jenis tindakan penyelamatan lainnya yang perlu juga kita ketahui. Ga musti dokter aja yang tahu, P3K is for every one.

One thought on “Compression Only – CPR – No need to be Panic”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s