Abdurrahman Siddiq Al-Banjari Ulama Indonesia yang mengajar di Masjidilharam

(Martapura, 1857 M – Riau, 1939 M)

Sayangnya, pada saat agresi militer Belanda ke I banyak karyanya yang dibakar.

Ulama dari Maratapura ini, karena ketinggian ilmunya, pernah dipercaya sebagai guru atau pengajar di Masjidilharam. Mulanya, pesantren-pesantren dengan materi  yang ada di pesantren seperti kitab kuning dan sebagainya. Namun kemudian, memperdalam ilmunya dengan belajar ke Mekkah dan Madinah. Sekembalinya di tanah air, di daerah Sapat, Abdurrahman Siddiq mendirikan Masjid dan madrasah pertama di Indragiri tanpa pungutan biaya (gratis) terhadap murid-muridnya dari berbagai negara mulai Malaysia sampai Singapura. Operasional aktivitas dan kegiatan yang dilakukan di madrasahnya diperoleh dari panen-panen kebunnya.

 Pada tahun 1919-1929 dipercaya oleh Sultan Mahmud Syah untuk diangkat menjadi mufti di Kerajaan Indragiri tanpa mau mendapat bayaran dari kerajaan. Selain menjadi pengajar, dai dan mufti, Abdurrahman Siddiq juga mengarang berbagai kitab yang menjadi bacaan penting bagi kaum muslimin menyebutkan bila karyanya tidak lebih dari 20 buah. Diantaranya adalah risalah fi `Aqaid al-Iman tentang akidah / kalam yang selesai ditulis pada 16 Rabiul Awwal 1334 H di sapat dan Kumpulan Khutbah, merupakan kumpulan khutbah Muhammad Arsyad al-Banjari yang dicetak di Singapura pada tahun 1933 dan ditulis dalam bahasa Arab Melayu. Sayangnya, pada saat agresi militer Belanda ke I banyak karyanya yang dibakar. Beberapa karya lain yang popular dan mendapat perhatian penting adalah :

  1. Fath al-alim di Tartib at-Ta`lim, berisi tentang tuntunan orang menuntut ilmu, selesai ditulis pada tahun 1324 H.
  2. Risalah `amal Ma`rifah, kitab tasawuf yang diselesaikan pada tahun 1332 M
  3. Bai`al-Hayawah li al-Kafirin, mengenai fikih muamalah/perdagangan dicetak di Singapura pada tahun 1225 H.
  4. Kitab fara`id dicetak tahun 1228 di Singapura
  5. Asrar as-Salat fi ~iddah al-Kutub wa Al Mu`tabarat,  mengenaifikih ibadah, yang dicetak pada tahun 1349 H di Singapura.
  6. Mau`izah li Nafsi wa li Amsal min al-Ikhwan mengenai kumpulan brosur dakwah dan nasihat dalam tulisan Arab Melayu dicetak oleh Ahmadiyah di Singapura pada tahun 1255 H.

.

.

.

.

.

*beberapa referensi tqar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s