Abu Nawas Penyair Religius yang Humoris

Kisahnya yang lucu dan humoris banyak digambarkan dalam kisah teladan Seribu Satu Malam. Oleh Philip F Kennedy diulas dalam Wine Song in Classical Arabic Poetry pada tahun 1997.

(Iran, 747 – 762 M – Baghdad, 806 – 841 M)

Dikenal sebagai penyair populer pada masa dinasti Abbasiyah saat pemerintahan Harun Ar-Rasyid (sekitar 806). Ayahnya hanya tentara di pemerintahan Marwan bin Muhammad dan ibunya hanya seorang pencuci kain wol. Kisahnya yang lucu dan humoris banyak digambarkan dalam kisah teladan Seribu Satu Malam. Oleh Philip F Kennedy diulas dalam Wine Song in Classical Arabic Poetry pada tahun 1997.

Makamnya hingga kini banyak diziarahi kaum muslimin di kota Baghdad dan irak. Abu Nawas yang nama lengkapnya Abu Nawas al-Hasan bin Hani al-Hakami ini, pernah belajar bahasa dan sastra Arab, hadits dan Quran di Basra melalui ulama-ulama kondang seperti Abu Zaid, Ashar bin Sa`ad as-Samman. Kemudian di Kuffah belajar pada penyair Arab, Khalaf al-Ahmar. Salah satu karyanya yang masih banyak dipakai oleh kaum muslimin sebagai renungan sekaligus iktibar liriknya sebagai berkut

Sajak Pertobatan

Tuhan, walau dosaku besar sekali

Aku tahu Kau Maha Pengampun

Kalau yang berharap padaMU

Hanya orang-orang saleh

Kepada siapakah pendosa ini berlindung…

Kalau tanganku Kau tolak

Siapa lagi yang akan mengampuni dosaku

Hanya padaMu aku berharap dan memohon

Sebab Kau maha Indah dan Maha Pengampun

Selain itu aku ini seorang muslim

Abu Nawas juga dikenal dengan julukan Penyair khamar karena puisinya yang mendeskripsikan lezatnya dan kebusukan minuman khamar dalam puisi Khumrayat. Meski sempat menjadi penyair istana, pada suatu ketika ia melantunkan puisi yang membuat murka khalifah Harun al-Rasyid karena menghina kabilah Arab Mudar yang mengakibatkannya dipenjara. Syair-syair lain yang terkenal dihimpun dalama Dewan Abu Nawas diterbitkan di Wina (1855) dan Bombay (1894). Puisi itu dihimpun dalam manuskrip yang tersimpan di perpustakaan Berlin, Wina, Leiden, Bodiana dan Mosul.

.

.

.

.

.

*beberapa referensi tqar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s