Ibnu Sina Bapak Kedokteran Dunia

Al-Qonun fi-at Tibb, adalah buku kedokteran yang menjadi literatur kedokteran pada perpustakaan serta fakultas berkelas di Eropa.

(Bukhara 980 M, Hamdan, 1037 M)

Ilmuwan muslim ini dikenal banyak kalangan baik di masanya maupun masa sekarang. Dunia menyebutnya sebagai bapak kedokteran. Di barat sebutannya  lebih popular dengan Avecine. Jasanya sangat besar dalam mengembangkan dunia medis. Lahir pada tahun 370 H / 980 M di Afsyanah, daerah Bukhara. Sekitar umur 10 tahun sudah mampu menguasai berbagai ilmu agama termasuk tasawuf, fikih dan tafsir. Kemudian kemahiran lain ditunjukkan dalam penguasaan berbagai ilmu umum seperti kedokteran, astronomi, matematika bahkan metafisika. Konon, kepandaiannya sempat mengalahkan guru-gurunya. Karena itu dalam usia yang relatif muda sekitar 18 tahun, Ibnus Sina mampu membuka prakter dokter dan menjadi dokter istana.

Kepopulerannya mulai meningkat tatkala pada tahun 997 M berhasil menyembuhkan Nuh bin Mansur, salah seorang pengusaha pada dinasti Samaniyah. Keberhasilan itu menyebabkan Ibnu Sina diangkat menjadi dokter pribadinya. Ibnu Sina kemudia menjadi perbincangan di Bukhara sebagai ilmuwan muda yang sangat disegani. Banyak orang sakit yang semula tidak bisa disembuhkan setelah berobat ke Ibnu Sina pasien tersebut menjadi sehat kembali. Juluka Asy-Syaikh Ar-Rais (guru para raja) dianugerahkan karena keistimewaan yang dimilikinya termasuk di bidang filsafat. Lebih dari 200 buku yang pernah ditulis oleh Ibnu SIna baik dalam bahasa arab maupun Persia. Menurut sejumlah muridnya, Ibnu Sina adalah penulis handal yang tidak pernah lupa membawa kertas dan tinta untuk menulis buku. Jika menemukan inspirasi atau ide tertentu, ditulisnya dalam kertas yang dibawanya. Karya-karyanya hingga kini menjadi bagian koleksi perpustakaan kelas dunia.

Buku pertama yang ditulisnya berjudul Al-Majmu yang berisi berbagai macam ilmu pengetahuan tentang matematika. Al-Qonun fi-at Tibb, adalah buku kedokteran yang menjadi literatur kedokteran pada perpustakaan serta fakultas berkelas di Eropa. Selain itu ada kitab AS-Syifa yang berisi mengenai penyembuhan berbagai penyakit. Ibnu Sina wafat pada tahun 1037 M di Hamdan. Hingga kini namanya tetap melegenda sebagai tokoh mahsur kedokteran yang diakui dunia.

.

.

.

.

.

*beberapa referensi tqar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s