Ismail Raji Al-Faruqi Penggagas Islamisasi Pengetahuan

Karena kecermelangannya, al-Faruqi mendapat kehormatan untuk menjadi pengajar di sejumlah universitas terkemuka di Amerika Serikat, Pakistan hingga Kanada.

(Palestina, 1921 M – Amerika Serika, 1986 M)

Ismail Raji Al Faruqi

Dalam pengembangan dunia ilmu pengetahuan. Nama Ismail Raji al-Faruqi adalah salah satu tokoh yang mendapat perhatian khusus. Meskipun mulanya adalah tokoh kelahiran dari Palestina pada tahun 1921, namun namanya melegenda di seantero Amerika Serikat dan dunia. Kepindahannya dari Palestina ke Amerika karena dilatarbelakangi oleh penguasaan zionis israel yang telah merampas tanah kelahirannya pada tahun 1948.

Sejak di Amerika, peran al-Faruqi lebih garang dalam melembagakan kegiatan dakwahnya. Kiprahnya untuk memajukan dunia Islam melalui organisasi dan lembaga pendidikan gencar dilakukannya. Karena kecermelangannya, al-Faruqi mendapat kehormatan untuk menjadi pengajar disejumlah universitas terkemukan di Amerika Serikat, Pakistan hingga Kanada. Diantara gagasannya yang paling digandrungi adalah mengenai Islamisasi di bidang ilmu pengetahuan. Pemikirannya ini sempat mendapat perdebatan, pro dan kontra dari banyak ilmuwan muslim sendiri. Karena ada kecenderungan bahwa Islam dan ilmu pengetahuan adalah dua sisi yang berbeda, padahal ilmu pengetahuan sendiri adalah bagian dari Islam. Latar belakang ini kemudian memacu dirinya untuk mempelopori berbagai organisasi dan lembaga yang lebih global. Diantaranya adalah International Institute of Islamic Thought pada tahun 1981, American Islamic College Chicago. Mohammad School di Philadelphia, mengaktifkan diri dalam berbagai terbitan jurnal-jurnal ilmiah. Di tengah perkembangan global, Islam membutuhkan sebuah kepemimpinan internasional harus dipegang oleh seorang khalifah. Al-Faruqi tidak setuju dengan berbagai perpecahan yang terjadi di negara Islam. Al-Faruqi menganggap bahwa Khilafah adalah kanal penting bagi tegaknya Islam di muka bumi.

Al-Faruqi juga anti penjajahan. Hal ini dibuktikan dengan berbagai statemennya yang menentang Zionis Israel di berbagai negara di dunia. Baginya, zionis adalah perilaku yang sangat bertentangan dengan perintah Tuhan, hal ini kemudian ditulis dalam buku yang berjudul Islam and Zionism pada tahun 1983.

Pada 27 Mei 1986, terjadi peristiwa yang menggemparkan muslim Amerika pada khususnya dan dunia Islam pada umumnya, al-Faruqi dikabarkan tewas dibunuh oleh sekelompok brandal di kediamannya di Philadhelpia,

diduga kuat pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh sikap al-Faruqi yang selalu melakukan penentangan keras terhadap para Zionis.

.

.

.

.

.

*Beberapa referensi tqar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s