Matikan TV selama Ramadhan !

JAKARTA(SUMBER BERITA)–Sekretaris Majelis Ulama DKI HM Cholil Nafis menilai tayangan televisi selama bulan puasa sebagian besar masih jauh dari spirit puasa, meski mengambil tema Ramadhan. “Program yang disuguhkan lebih mengedepankan sisi hiburan dan komersialisasi Ramadhan dan puasa daripada spirit puasa itu sendiri,” katanya di Jakarta, Kamis.
.
Menurut Cholil, karena hanya mengedepankan hiburan dan sisi komersial, program acara Ramadan justru semakin jauh dengan spirit puasa Ramadhan.
.
Salah satu spirit puasa Ramadhan, kata Cholil, adalah membangun kepekaan terhadap masalah sosial, sementara program yang ditayangkan di televisi lebih banyak bersifat hura-hura. Untungnya, lanjut wakil ketua Pengurus Pusat Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) itu, meski terbilang minim, masih ada program tayangan yang sesuai dengan spirit Ramadhan, yang juga tidak sedikit penggemarnya. Ia mencontohkan program yang dinilainya sangat bagus yaitu pengajian kitab Tafsir Al Misbah oleh Prof Dr KH M Quraish Shihab. “Acara yang sangat bagus, ya, pengajiannya HM Quraish Shihab, pengajian tafsir Al Misbah. Itu mencerdaskan pemirsa,” katanya.
.
.
Dengan berbagai keutamaan khusus di bulan Ramadhan, secara akal sehat, menghindari tayangan TV yang hampir dominan mengumbar aurat serta tayangan lainnya yang bersifat irrelevan dengan syariah Islam, maka alangkah baiknya kita mengalihkan kegiatan menonton TV tersebut dengan kegiatan alternatif lainnya, terlebih kegiatan tersebut menambah khazanah wawasan, ilm pengentahuan, silaturahim terlebih kegiatan tersebut bernilai ibadah.Ingat hanya 30 hari saja di bulan Ramadhan!
Kegiatan membaca buku-buku agama, bisa dijadikan sebagai sarana alternatif untuk mengisi waktu luang saat ramadhan, selain menambah wawasan, juga dapat menambah kekuatan keimanan kita terhadap Allah SWT dan dapat menjadi bekal untuk mengahadapi pelik sosial dimasa mendatang dengan tuntunan syariah Islam. Selain itu, bersilaturahim menjadi alternatif yang layak dilakukan saat Ramadhan.

Apa pun itu alasannya, tayangan tv menjadi godaan tersendiri bukan?😀

One thought on “Matikan TV selama Ramadhan !”

  1. terima kasih.
    saya semakin mengerti sekarang . insyaAllah bulan puasa nanti akan saya terapkan.
    #muchammadsyehra 19 mei 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s